Ketika Iman Mengalami Musibah

Masalah terjadi apabila hasil dari suatu usaha tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki. Semua orang pasti mempunyai masalah. Bohong apabila sesorang mengaku tidak memilikii masalah. Bahkan, kita terlahir di dunia ini pun bisa saja dikatakan sebagai masalah. Ujian dari Allah adalah salah satu bentuk masalah.

Berbanggalah kita sebagai umat Islam,  dimana Allah telah memberikan solusi bagi kita cara untuk menghadapai hidup ini yang penuh dengan ujian. Ujian tidak hanya menimpa kepada manusia dalam bentuk kesehatan dan kepemilikan/harta melainkan juga keimanan pun juga tidak jarang mendapatkan ujian. Pantaslah Rasulullah senantiasa berdoa :

“Ya Allah jangan Engkau jadikan musibah itu menimpa agama kami”

Ketika harta/kesehatan terkena musibah, insyaAllah harta/kesehatan yang hilang akan dapat kembali. Sedangkan jika keimanan yang terkena musibah, itu akan sangat sulit untuk dikembalikan. Jika sampai batas waktu/ajal menjemput maka status kematian orang tersebut adala su’ul khatimah, dan inilah yang akan membawakannya ke neraka. Naudzubillah

Kembali pada Allah

QS Al-Insan ayat 23 :

“Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Quran ini dengan sungguh-sungguh dan serius”

Kembalikan semuanya pada Al-Quran, dimana didalamnya terdapat rahmat dan petunjuk bagi mereka yang beriman.

QS Yunus : 57

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

Selanjutnya adalah sabar

QS Al-Qalam ayat 48

“Maka bersabarlah didalam mempertahankan hukum Allah”

Al-baqarah : 153

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”

Perhatikan bahwasanya kekuatan orang yang sabar sangat dahsyat. Allah beserta orang-orang yang sabar. Hati-hati terhadap orang yang sabar, dimana Allah selalu bersamanya.

Hindari maksiat :

Iman seseorang akan bertambah dengan mempelajari dan mendalami ajaran-ajaran dalam islam, sementara iman akan terkikis karena kemaksiataan.

QS Ad-Dahr 24

“Dan janganlah kamu taati orang-orang yang senantiasa sangat mencintai dosa dan kemaksiatan kepada Allah”

Al- Israa 32

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”

Senantiasa berdzikir kepada Allah.

QS Ad-Dahr 25

“Senantiasa berdzikir kepada Allah disaat pagi dan petang.”

Ar-Rad 28

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.“

Sambut ramadhan 1433 H dengan gembira, semoga keimanan dan ketaqwaan kita senantiasa tidak mendapatkan musibah, melainkan semakin tebal dan bertambah baik sehingga kemenangan di akhir Ramadhan akan kita raih. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s